Ahmad Daud Blog's

Berbagi Informasi Di Seputar Kita

Pemberian ASI Eksklusif di Rumah Sakit Sering Terkendala

Praktik di rumah sakit yang memberikan susu formula atau air putih pada bayi yang baru lahir, secara signifikan menurunkan jumlah ibu yang memberikan ASI secara eksklusif pada bayinya.

Peneliti di Amerika Serikat melakukan survei terhadap 1.573 ibu yang melahirkan anak tunggal di rumah sakit. Hasil yang ditemukan terdapat perbedaan yang signifikan antara jumlah ibu yang mengatakan ingin memberikan ASI eksklusif.

Pada saat ditanya pertama kali hampir 70 persen ibu mengatakan ingin memberikan ASI eksklusif, tapi kenyataannya hanya 50 persen yang melakukannya selama seminggu setelah melahirkan. Data tersebut menunjukkan bahwa lebih dari 400.000 bayi yang lahir gagal mendapatkan ASI eksklusif.

Rendahnya pemberian ASI ini karena praktik di rumah sakit memberikan pengaruh yang sangat kuat terhadap kegagalan ibu memberikan ASI eksklusif. Ibu yang tidak ditawarkan susu formula jauh lebih mungkin untuk bisa memberikan ASI secara eksklusif, diperkirakan sekitar 4,4 kali lebih mungkin untuk ibu yang baru pertama kali melahirkan dan 8,8 kali lebih mungkin untuk ibu yang sudah pernah melahirkan.

Para peneliti mengidentifikasi praktik-praktik di rumah sakit yang bisa mempengaruhi pemberian ASI eksklusif. Seperti contoh sejak masih di rumahsakit bayi yang baru lahir sudah diberi susu formula, meskipun sang ibu sudah memberitahu akan memberikan ASI eksklusif.

“Sebagian besar ibu-ibu hanya menyusui selama seminggu di rumah sakit dan tindakan ini sangat terkait dengan praktik yang dilakukan selama di rumahsakit,” ujar Eugene Declercq, seorang professor of maternal and child health di Boston University School of Public Health, seperti dilansir HealthDay, Rabu (9/9/2009).

Kejadian ini bukan hanya terjadi di Amerika saja, tapi juga banyak terjadi di Indonesia. Banyak rumah sakit yang telah memberikan susu formula pada bayi baru lahir saat masih berada di rumahsakit. Hal ini juga yang mempengaruhi banyaknya ibu yang gagal melakukan pemberian ASI eksklusif. Vera Farah Bararah – detikHealth


September 10, 2009 - Posted by | Info Sehat |

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s